Partisipasi Orang Tua di Desa Santapan Timur dalam Pengembangan Pendidikan Islam Anak

Authors

  • Intri Yani STIT Mamba'ul Hikam Sumatera Selatan, Indonesia
  • Riski Angga Putra STIT MAMBA'UL HIKAM
  • Rifdah Dzakiroh STIT Mamba'ul Hikam Sumatera Selatan, Indonesia
  • Irhamudin Universitas Ma’arif Lampung. Indonesia
  • Haikal Universitas Ma’arif Lampung. Indonesia

Abstract

Program pengabdian masyarakat dalam bentuk pendidikan ini atas dasar kerjasama mahasiswa KuliahKerja Nyata Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang dengan Desa Santapan Timur,Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Menurut penulis untuk partisipasimasyarakat dalam mengembangkan pendidikan Islam itu sudah berjalan dengan baik. Dalam upaya mengembangkan pendidikan Islam berperan dalam menanamkan rasa dan sikap keberagamaan pada manusia. Dengan kata lain, pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam upaya menanamkan rasa keagamaan pada seseorang melalui pendidikan pula dilakukan pembentukan sikap keagamaan. Terdapat tiga lingkungan pendidikan yang berpengaruh terhadap pembentukan sikap keberagamaan yaitu: pendidikan keluarga, pendidikan kelembagaan (sekolah), dan pendidikan di masyarakat. Pendidikan agama Islam berperan dalam menanamkan rasa takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan pengembangan rasa kemanusiaan kepada sesama. Dengan pendidikan agama Islam yang baik pada lingkungan keluarga, sekolah serta masyarakat akan mempengaruhi pula sikap toleransi beragama seseorang.

Keywords: Partisipasi masyarakat, Pendidikan Islam, Pendidikan Islam Anak

References

Dewantara, A. W. (2015). Filosofi Pendidikan yang Integral dan Humanis dalam Perspektif Mangunwijaya. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 13(7), 3-9 https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=filosofi+pendidikan+&btnG=#d=gs_cit&t=1674892444978&u=%2Fscholar%3Fq%3Dinfo%3AA5bSktHNIqAJ%3Ascholar.google.com%2F%26output%3Dcite%26scirp%3D0%26hl%3Did

Dewey, John (1916/1944). Democracy and Education. The Free Press. hlm. 1–4. ISBN 0-684-83631-9.

Djaelani, S. (2013). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Keluarga Dan Masyarakat.JurnalIlmiahWIDYA,1(2),100–105 http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/tadzkiyyah/article/viewFile/2120/1604

Dwiyanto, D. (2002). Metode Kualitatif: Penerapannya dalam Penelitian. Diakses dari:https://www.academia.edu/download/45555425/metode_kualitatif_penerapannya_dalam_penelitian. pdf (diakses pada 28 September 2019). https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=penelitian+menggunakan+metode+kualitatif.&btnG

Elihami, E., & Syahid, A. (2018). Penerapan pembelajaran pendidikan agama islam dalam membentuk karakter pribadi yang islami. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 2(1),79-96. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=terbentuk+kepribadian+yang+utama+menurut+aturan+Islam+&btnG=

Gramedia Blog. https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-pendidikan/

https://makalahnih.blogspot.com/2014/09/makalah-pendidikan-islam.html diakses pada tanggal 13 Agustus 2021 Pukul 21.30 WIB

https://www.anekamakalah.com/2013/12/makalah-sejarah-pendidikan-islam-di.html, Diakses, pada tanggal 14 Agustus 2021 Pukul 11.00 WIB

Inah, E. N. (2013). Peranan komunikasi dalam pendidikan. Al-TA'DIB: Jurnal Kajian IlmuKependidikan, 6(1),176-188. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Komunikasi+tentang+pendidikan+kepada+masyarakat&btnG=

Koentjoroningrat. (2000). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta. http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/tadzkiyyah/article/viewFile/2120/1604

Mas, S. R. (2011). Partisipasi masyarakat dan orang tua dalam penyelengaraan pendidikan. el-hikmah. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=partisipasi+orang+tua+dalam+pendidikan&oq=Partisipasi+Orang+tua+

Muhaimin, (2012), Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: PT. Rajawali Pers.

Nata Abudin, (2012), Ilmu pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Ningrum, E. (2016). Pengembangan sumber daya manusia bidang pendidikan. JurnalGeografiGea, 9(1). https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=pengembangan+sumber+daya+pada+manusia+&btnG=

Patton,(2009).Metodeevaluasikualitatif. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=metode+deskriptif+kualitatif&btnG=

Priatmoko, S. (2018). Memperkuat Eksistensi pendidikan Islam di era 4.0. TA'LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 1(2), 221-239. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Eksistensi+pendidikan+Islam+&btnG=

Putranto, T. D. (2018). Kelas sosial dan perempuan generasi z di surabaya dalam membuat keputusan setelah lulus sekolah menengah atas. Jurnal KomunikasiProfesional, 2(1). https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Pendidikan+umumnya+dibagi+menjadi+tahap+seperti+prasekolah%2C+sekolah+dasar%2C+sekolah+menengah+pertama%2C+sekolah+menengah+atas%2C+dan+kemudian+perguruan+tinggi%2C+universitas&btnG=

Roqib, M. (2009). Ilmu Pendidikan Islam; Pengembangan Pendidikan Integratif di Sekolah,KeluargadanMasyarakat.LKISPelangiAksara. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=pengembangan+pendidikan+Islam+&btnG

S. Margono, (2013), Metodologi Penelitian Pendidikan,Jakarta: Rineka Cipta

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2017),Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto,(2010), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta.

Sukardi. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya . Jakarta: Bumi Aksara.S

Suyitno, I. (2012). Pengembangan pendidikan karakter dan budaya bangsa berwawasan kearifan lokal. Jurnal pendidikan karakter, 3(1). https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=pengembangan+pendidikan++&btnG=

Vosse, Patrick (2010-02). Secular Humanism: The Force Behind the Creation-Evolution Debate and Much More (dalam bahasa Inggris). Holy Fire Publishing. hlm. 195. ISBN 978-1-60383-279-3.

Wikipedia pendidikan. https://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan

Downloads

Published

07-02-2023