Relevansi Ajaran Tasawuf dalam Pembentukan Karakter dan Etika Modern

Authors

  • Jhon Freser Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Mamba'ul Hikam Pali Sumsel
  • Jaelani Ahmat STIT Mamba'ul Hikam Pali

Abstract

Dalam menghadapi tantangan moral dan etika di era globalisasi dan kemajuan teknologi, ajaran tasawuf menunjukkan relevansi yang penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan etika modern. Tasawuf, sebagai cabang spiritual dalam Islam, mengajarkan nilai-nilai universal seperti kasih sayang, kejujuran, dan kesederhanaan yang dapat membantu individu dan masyarakat untuk mencapai kesadaran spiritual serta meningkatkan hubungan sosial yang harmonis. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menggali prinsip-prinsip tasawuf, seperti tazkiyah (penyucian jiwa), muroqobah (pengawasan diri), dan ihsan (perbuatan baik), yang berkontribusi dalam membentuk karakter individu yang beretika dan berintegritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ajaran tasawuf dalam kehidupan sehari-hari dapat memperkuat empati, kedisiplinan, dan kebijaksanaan individu di tengah tantangan moral yang kompleks. Selain itu, tasawuf memberikan panduan etika yang relevan dalam dunia modern dengan menekankan keadilan, kesetaraan, dan integritas, menawarkan solusi alternatif terhadap nilai materialisme yang mendominasi saat ini. Dengan demikian, ajaran tasawuf tidak hanya berfungsi sebagai alat spiritual, tetapi juga sebagai dasar untuk menciptakan etika yang sehat dan karakter yang positif dalam masyarakat modern.

Published

28-09-2026